Teknik Vocal adalah cara memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu dan nyaring.
Sebelum kita memasuki panggung hiburan profesional sebagai penyanyi. Ada beberapa unsur Teknik Vocal yang harus sudah kita kuasai. Yang termasuk dalam unsur teknik vocal adalah: Artikulasi, Teknik Pernafasan, Intonasi, Notasi, Vibrato, Resonansi, Phrasering, Improvisasi dan Performance.
Unsur yang terpenting yang harus dikuasai oleh seorang penyanyi adalah Teknik Pernafasan. Definisi teknik pernafasan adalah suatu upaya menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian menyimpan dan selanjutnya mengeluarkan secara bertahap sesuai keperluan. Secara umum kita mengenal 3 jenis teknik pernafasan, 1) Pernafasan Dada; cara ini cocok untuk penyayi yang mudah lelah dan juga untuk nada-nada rendah. 2) Pernafasan Perut; cara ini kurang baik digunakan untuk bernyayi, karena akan membuat penyayi mudah lelah, karena udara yang disimpan akan cepat habis. 3) Pernafasan Diafragma; teknik ini adalah paling cocok digunakan untuk bernyayi, udara yang disimpan akan lebih mudah diatur pemakaiannya, suara yang dihasilkan akan memiliki power yang baik dan stabilitas vocal yang mantap.
Selanjutnya adalah Phrasering yaitu teknik pemenggalan kalimat yang baik dan benar sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang berlaku, sehingga akan mudah untuk dimengerti. Sedangkan Resonansi adalah upaya memperindah suara dengan memfungsikan rongga-rongga udara yang turut bervibrasi di sekitar mulut dan tenggorokkan. Vibrato adalah untuk memperindah lagu dengan cara memberi gelombang yang teratur yang biasanya dipakai di setiap akhir sebuah lagu. Improvisasi adalah usaha untuk memperindah lagu dengan merubah atau menambah sebagian melodi lagu dengan profesional tanpa merubah melodi pokoknya. Improvisasi penting juga dalam upaya memberikan warna baru sebuah lagu, sehingga penyayi akan dapat menyanyikan lagu tersebut berbeda dengan penyayi aslinya, apabila lagu tersebut bukan sebuah lagu baru. Akan tetapi Improvisasi yang berlebihan bisa menyebabkan lagu jadi tidak bagus, terutama untuk lagu-lagu yang sudah cukup dikenal luas oleh masyarakat. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat. Syarat-syarat yang harus terpenuhi untuk menciptakan suatu intonasi yang baik adalah: 1). Pendengaran yang baik, 2). Kontrol Pernafasan, 3). Rasa Musical. Yang juga tidak kalah penting adalah Performance, yaitu sikap badan ketika seseorang bernyayi. Seorang penyayi bisa bernyayi sambil duduk atau berdiri. Yang terpenting adalah bagaimana seorang penyayi tetap bisa maksimal tanpa ada gangguan dengan pernafasannya.
Yang terakhir adalah notasi. Walaupun tidak semua penyayi profesional paham dan mengerti notasi, tetapi bukan berarti hal tersebut tidak penting. Dengan penguasaan notasi yang baik nantinya kita akan dapat mempelajari lagu, terutama lagu baru dengan cepat. Pembahasan tentang notasi nantinya akan diulas di artikel berikutnya secara lebih mendalam.
Referensi:
http://www.voschoir.com
http://cepspenza.blogspot.com/2007/06/seni-adalah-ungkapan-perasaan-seseorang.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar